COVID19, Perhatikan Penyandang Down-Syndrome

Ilustrasi (Foto: Pixabay – Pexels)

Penyandang Down Syndrome memiliki risiko yang tinggi akibat COVID19. Bahkan, mereka bisa meninggal akibat penyakit karena Virus Corona ini. Dilansir dari Annals of Internal Medicine, umumnya kematian terjadi akibat komplikasi dengan Down Syndrome.

Julia Hippisley-Cox, profesor epidemiologi klinis dan praktik umum di Departemen Ilmu Kesehatan Perawatan Primer Nuffield di Universitas Oxford, memperkirakan bahwa penyandang Down Syndrome memiliki risiko dirawat empat kali lipat akibat COVID-19. Selain itu, penyandang ini juga berisko 10 kali lipat mengalami kematian.

Dilansir dari Healio.com, Julia mengakui bahwa kesimpulan ini berasal dari studi observasional dan timnya belum mematenkan alasan di balik risiko tinggi tersebut. Meskipun demikian, dia menyarankan para dokter dan petugas layanan kesehatan untuk mewaspadai potensi risiko ini. Pasien dengan Down Syndrom harus mendapatkan perhatian spesial.

Down Syndrome sendiri merupakan kelainan genetik umum yang terkait dengan disfungsi kekebalan tubuh, penyakit jantung bawaan, dan masalah pada paru-paru. Selama ini, kelainan pada organ-organ tersebut memang paling rentan pada COVID19. Oleh karena itu, Julia mengingatkan tim medis untuk mengetahui risiko tinggi COVID19 terhadap penyandang Down Syndrome.

Untuk mendapatkan kesimpulan ini, Julia dan tim menganalisis data individu dari database perawatan utama di Inggris berjuluk QResearch. Data orang dewasa tersebut dikumpulkan dari 24 Januari hingga 30 Juni 2020. Dari 8,26 juta data yang masuk dalam analisisnya, sebanyak 4.053 orang dewasa memiliki Down Syndrome. Adapun 68 di antaranya meninggal dunia selama masa studi ini.

Sebanyak 40 persen kematian Down Syndrome dewasa dikaitkan dengan COVID19. Adapun tingkat kematian orang dewasa dengan COVID19 dan tanpa Down Syndrome mencapai 20,3 persen.

Analisis ini disesuaikan untuk usia, seks, etnis, BMI, demensia, penyakit jantung bawaan, komordibitas dan perawatan lainnya. Para peneliti melaporkan bahwa penyandang Down Syndrome dengan COVID19 perlu dirawat di rumah sakit dan memiliki risiko kematian hingga 10 kali lipat dibandingkan orang biasa. Data ini tentunya penting dan strategis guna melindungi individu yang rentan selama masa pandemi ini.***

0 Comments

No Comment.