Inilah Masalah HVAC dan Cara Merawatnya…

Ilustrasi (Foto: Tim Mossholder – Pexels)

Bagi masyarakat perkotaan, sistem ventilasi dan pendingin ruangan pada bangunan merupakan salah satu perangkat yang perlu ada. Kehadirannya tidak hanya memperlancar udara segar tiba ke saluran pernafasan kita, tetapi juga membuat hidup lebih nyaman dan produktif. Oleh karena itu, penting sekali bagi masyarakat perkotaan untuk memastikan bahwa sistem berjuluk HVAC ini tetap berfungsi. Caranya?

Disadur dari aristair.com, sebelum melakukan perawatan, kenali terlebih dahulu masalah yang mungkin timbul akibat absennya sistem ventilasi dan pendingin ruangan pada bangunan kita. Salah satunya, kenalilah anomali pada ruangan.

Bila ada titik panas dan titik dingin sekaligus, berarti ada masalah dalam sistem ventilasi dan pendingin di ruangan kita. Fenomena tersebut merupakan tanda ketidak-seimbangan tekanan. Tanda-tanda lainnya, biasanya tampak pada pintu yang terbanting sendiri, suara siulan yang aneh, dan juga area berangin. Bila kita mengalaminya, jangan terburu-buru menuduh jin atau hantu sebagai penyebabnya. Bisa jadi, kejadian tersebut merupakan gejala masalah tekanan udara akibat buruknya sistem ventilasi dan pendingin ruangan di bangunan kita.

Langkah selanjutnya, cobalah cek perangkat ventilasi dan pendingin ruangan di bangunan kita. Apakah ada udara yang keluar dari sistem ventilasi dan pendinginnya? Bila keluar, apakah alirannya terlalu lemah atau rendah? Bila ya, berapa banyak perangkat yang bermasalah? Berikan perhatian khusus pada perangkat yang bermasalah, meskipun hanya sedikit. Bagaimana pun, satu perangkat yang mati bisa mempengaruhi tekanan udara di bangunan kita.

Cek juga apakah perangkat pendingin kita mengeluarkan udara dingin, atau justru mengeluarkan udara yang hangat, atau bahkan panas. Bila hal ini terjadi, segera ganti perangkat tersebut. Jika kita mengabaikannya terlalu lama, bisa-bisa terjadi kegagalan kompresor pada pendingin ruangan kita. Bagaimana pun, kompresor sendiri merupakan jantung dari pendingin ruangan milik kita. Kerusakan pada alat ini berpeluang merusak seluruh sistem pendingin ruangan bangunan kita yang berujung pada penggantian unit perangkat.

Kuncinya: Pelihara!

Berjalannya sistem ventilasi dan pendingin ruangan bangunan sangat tergantung dengan usaha kita untuk memeliharanya. Semakin kita rajin untuk memeriksakan perangkatnya dan menanggulangi kerusakannya, semakin baik aliran udara yang beredar di bangunan kita.

Cara memeliharanya pun bisa dilakukan secara mandiri oleh teknisi HVAC bangunan kita. Beberapa tugas yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Lakukan pengukuran dan pengujian aliran udara HVAC secara berkala. Aktivitas ini membantu kita untuk menekan risiko akibat rusaknya sistem ventilasi dan pendingin ruangan bangunan kita.
  • Bersihkan atau ganti penyaring udara perangkat pendingin ruangan secara berkala. Selain itu, selalu bersihkan bilah kipas agar bisa berfungsi dengan baik.
  • Periksa dan sesuaikan mesin perangkat ventilasi dan pendingin ruangan kita. Hal ini membantu agar perangkat selalu berfungsi optimal dan menekan risiko kerusakannya. Juga bersihkan kumparan yang ada pada mesin.
  • Periksa juga saluran sistem ventilasi dan pendingin ruangan kita. Segera lakukan tindakan bila terjadi penyumbatan atau kebocoran pada saluran tersebut.
  • Meskipun tampak sepele, tetapi kita harus selalu memeriksa rancangan sistem ventilasi dan saluran pendingin di bangunan kita. Segera rekomendasikan modifikasi bila ada perubahan kebutuhan pada bangunan kita.***
0 Comments

No Comment.