Jagalah Pipa Air dengan 10 Tips Ini

Ilustrasi (Foto: Pexels)

Pipa air termasuk fasilitas yang cukup vital pada bangunan modern. Kebocoran fasilitas ini turut menurunkan produktivitas penghuni di dalamnya. Padahal, cara mengatasi sebagian besar masalahnya sesederhana kunci pas dan beberapa pengetahuan tentang pipa air.

Dilansir dari Happy Hiller, ada 10 tips yang bisa kita lakukan kala menghadapi masalah pipa air. Kesepuluh tips tersebut adalah sebagai berikut:

Buka Sumbatan Saluran Lambat

Ketika kita menyadari bahwa air mengalir terlalu lambat, hal ini merupakan tanda untuk membuka sumbatan pipa. Caranya pun sederhana, cukup masukan campuran cuka dan baking powder serta air panas. Kosongkan pula sumbat pembersih jika ada.

Periksa Pipa

Selalu periksa pipa yang terbuka untuk melihat tanda-tanda keausan. Periksa juga kebocoran dan tanda-tandanya yang biasanya tersembunyi. Adapun tanda pipa yang mengalami bocor, antara lain: tagihan air terlalu tinggi untuk rata-rata keluarga, terdapat jamur dan kelembaban, serta pengukur air selalu berjalan padahal tidak ada keran yang terbuka.

Kuras Pemanas Air

Kosongkan pemanas air setidaknya dua kali dalam setahun. Sedimen dari perangkat ini umumnya mengurangi efisiensi pemanas dan menyebabkan komplikasi dalam saluran air. Bila perangkat pemanas air menunjukkan gejala kerusakan, segera hubungi para profesional.

Waspadai Udara Dingin

Air yang terlalu dingin bisa menyebabkan kerusakan pada pipa. Pasalnya, air akan mengembang pada suhu yang terlalu rendah. Oleh karena itu, penting untuk terus memeriksa saluran pipa kita secara berkala, khususnya untuk pipa yang terbuka dan suhu cuaca sedang pada kondisi ekstrim.

Pasang Penapis

Penapis air akan menyelamatkan pipa kita dari sumbatan. Perangkat ini mencegah puing-puing yang relatif kecil masuk ke dalam pipa yang turut menghemat biaya perawatan pipa pada masa yang akan datang. Meskipun demikian penapis air juga rentan mengalami keausan. Oleh karena itu, gantilah perangkat ini secara berkala.

Pakailah Pembersih Pipa Berbasis Enzim

Banyak pembersih pipa di pasaran, tetapi kita harus pintar-pintar memilih. Pasalnya, ada sebagian pembersih pipa yang bersifat korosif, sehingga membahayakan pipa air di bangunan kita. Pilihlah pembersih pipa yang berbasis enzim. Pembersih ini bekerja dengan memasukkan bakteri ke dalam pipa. Kemudian, bakteri tersebut akan memecah penyumbat di dalam pipa menjadi cairan agar mudah dikeluarkan. Bakteri melakukan semua ini tanpa merusak struktur pipa.

Perhatikan Tekanan Air

Tekanan air yang menurun merupakan tanda masalah perpipaan. Bila hal ini terjadi, segera panggil orang yang ahli. Dalam hal ini, reaksi cepat bisa menyelamatkan kantung kita dari biaya perbaikan yang terlampau besar. Di kamar mandi, penurunan tekanan juga bisa disebabkan oleh sedimen pada pancuran atau kran. Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan pancuran dan kran sebelum memanggil tukang profesional.

Tandai Saluran Pembuangan

Luangkan waktu untuk memahami alur saluran pembuangan pada bangunan kita. Hindari menanam pohon sepanjang jalur tersebut lantaran akar tanaman bisa merusak pipa saluran pembuangan kita. Bila terjadi kerusakan, segera serahkan kepada tukang yang profesional.

Perhatikan Saluran Masuk

Jauhkan barang-barang yang bisa menyumbat saluran air, termasuk benda-benda yang seukuran pipa air dan memungkinkan tersumbat di dalamnya. Ajari juga anak-anak bagaimana cara merawat pipa tersebut, termasuk mengingatkan mereka untuk menjaga agar pipa tersebut tetap lancar. Bagaimana pun, kesalahan kemarin akan menjadi sumbatan pipa hari ini atau esok.

Pelihara Secara Reguler

Jadwalkan pemeliharaan secara rutin merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyumbatan dan kerusakan pada pipa. Menelepon tukang ledeng ketika masalah datang justru membuat pengeluaran menjadi lebih tinggi. Trik lainnya, selalu berkonsultasi dengan profesional di bidang perpipaan. Hal ini membantu kita mempersiapkan diri untuk selalu memelihara pipa dan mengatasinya bila ada masalah di dalamnya.***

Recommended Posts

0 Comments

No Comment.