Membangun Ruang Hijau untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Ilustrasi (Foto: Jill Wellington – Pexels)

Banyak penelitian ilmiah tentang besarnya manfaat ruang hijau bagi manusia. Keberadaan pohon dan aroma yang menyertainya bisa memperbaiki kualitas hidup orang-orang di sekitarnya. Namun, harus kah tinggal di hutan untuk mendapatkan ruang hijau yang cukup bagi kita?

James Wong, etnobotanis sekaligus penasihat perkebunan perkotaan, berbagi pandangannya di The Guardian tentang ruang hijau yang memadai bagi orang-orang yang hidup perkotaan. Ada empat saran yang dia ajukan bagi kita semua yang dipaparkan berikut ini.

Selalu Hijau!

Salah satu temuan paling mengejutkan, manusia tidak perlu selalu berada di alam bebas untuk mendapatkan keuntungan dari ruang hijau. Hanya dengan melihat gambar alam yang diproyeksikan pada layar terbukti meningkatkan keinginan untuk bergerak dan berolahraga. Adapun pemandangan pepohonan di jendela membantu menyembuhkan pasien di rumah sakit dengan lebih cepat dan menekan angka konsumsi obat-obatan.

Dengan demikian, rangsangan dari tanaman hijau saja sebenarnya sudah menjadi faktor terbesar yang berperan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Berdasarkan asumsi ini pula, pilihlah tanaman hias yang mampu memberikan warna hijau sepanjang tahun. Hal ini memberikan kita kesempatan untuk berinteraksi secara fisik dengan ruang hijau dengan periode yang cukup lama.

Jangan Lupakan Aroma

Ada bukti menarik bahwa serangkaian senyawa aromatik dari tumbuhan memiliki dampak positif untuk memperbaiki suasana hati kita. Menghirup aroma bunga Lavender atau Rosemary secara konsisten mampu mengurangi stres dan kecemasan dalam uji klinis kecil. Salah satunya, pernah dilakukan dengan memberi tahu siswa tentang sebuah ujian di kelas.

Jika aroma satu tanaman saja sudah cukup untuk menenangkan ketegangan di ruang ujian, bayangkan bila kita duduk dikelilingi ratusan tanaman beraroma di luar ruangan? Menyenangkan bukan. Oleh karena itu, biasakan menebarkan aroma tumbuhan di bangunan kita agar penghuninya lebih sejahtera dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Jadikan Sasana Hijau

Keberadaan tumbuhan di sekitar kita tidak hanya membantu manusia agar mendapatkan stimulasi sensorik. Lebih dari itu, kita juga bisa berolahraga ringan melalui aktivitas berkebun di pekarangan bangunan kita. Berdasarkan penelitian, aktivitas berkebun cenderung membakar lebih banyak kalori dibandingkan rata-rata sesi di pusat kebugaran. Padahal, aktivitas ini tampak ringan dan mudah.

Keunggulan lainnya, aktivitas berkebun membuat kita terpapar dengan banyak aroma bunga dan udara segar dibandingkan hanya berjalan-jalan di atas treadmil. Pilih juga tanaman yang membutuhkan perhatian lebih banyak. Hal ini turut membantu memperbanyak aktivitas terapeutik bagi para pekebun di sekitar bangunannya.

Bangun Kontak Sosial

Manfaat lain dari berkebun di sekitar bangunan kita, salah satunya membantu membangun kontak sosial dengan tetangga. Dengan mendedikasikan waktu yang lebih lama di pekarangan rumah, tentunya akan lebih banyak interaksi dengan tetangga dibandingkan hanya berdiam diri di dalam ruangan.

Pada titik ini, kita bisa mulai melihat cara kebun, tanaman, dan ruang hijau bisa membantu meningkatkan kualitas hidup kita. Meskipun demikian, jangan terlalu khawatir dengan banyaknya daftar aktivitas berkebun yang harus kita lakukan. Sederhana saja, mulailah pilih aktivitas yang kita sukai dan biarkan tanaman mengerjakan sisanya.***

Recommended Posts

0 Comments

No Comment.