Pasang Ventilasi untuk Hindari COVID-19, Perhatikan 5 Aspek Ini

Ilustrasi (Foto: Alireza Kaviani – Pexels)

Memasang ventilasi tidak serta merta mampu mengurangi risiko penyebaran COVID-19 pada sebuah bangunan. Ternyata, ada banyak aspek ventilasi yang harus diperhatikan agar sistem tersebut mampu bekerja optimal mengurangi penyebaran Corona di udara ruangan. Bila tidak tepat, justru sistem HVAC bisa mendorong penyebaran COVID-19 lebih masif.

Jeffrey Siegel, Professor Teknik Sipil Universitas Toronto, dalam utas Twitter-nya mengingatkan masyarakat agar memperhatikan lima aspek strategis dalam pemasangan ventilasi pada sebuah bangunan, yaitu:

Jalur Ventilasi

Aspek yang satu ini termasuk strategis dalam sistem HVAC pada bangunan. Kita harus memastikan bahwa jalur udara ventilasi dari luar ke dalam ruangan bebas dari kontaminasi. Udara yang terkontaminasi justru berisiko terhadap kualitas udara ruangan yang berujung pada kesehatan penghuni di dalamnya. Oleh karena itu, secara berkala, pastikan bahwa jalur ventilasi di bangunan kita tetap bebas dari gangguan apa pun.

Kecepatan Ventilasi

Periksa juga kecepatan aliran udara pada ventilasi kita. Aliran udara yang tidak tepat bisa meningkatkan resuspensi pada ruangan. Resuspensi sendiri merujuk kepada fenomena beterbangan kembali partikel-partikel udara dalam ruangan, termasuk debu di permukaan ruangan dan jalur ventilasi. Akibatnya, potensi udara ruangan terkontaminasi dengan partikel kecil menjadi lebih besar dan berujung pada menurunnya kualitas udara yang kita hirup.

Tingkat Kelembaban

Perhatikan juga tingkat kelembaban, khususnya pada musim hujan. Bagaimana pun, sistem HVAC ini sangat erat dengan kelembaban udara. Bila kelembaban udara ruangan terlalu tinggi, justru kondisi ini membuat sistem imunitas penghuninya menjadi lebih rendah. Akibatnya, mereka rentan terkena infeksi, termasuk COVID 19. Oleh karena itu, pastikan memilih sistem ventilasi yang mampu menjaga kelembaban ruangan pada tingkatan yang aman bagi penghuni bangunan.

Pastikan Kenyamanannya

Satu hal yang penting, pastikan bahwa sistem HVAC pada bangunan kita membuat penghuninya nyaman. Bagaimana pun, penghuni ruangan akan mengabaikan sistem ventilasi yang cenderung mengganggu. Dalam hal ini, perhatikan tingkat kelembaban dan suhu ruangan. Bagaimana pun, sistem HVAC yang tidak nyaman justru mempengaruhi produktivitas dan tingkat stres penghuninya. Pada gilirannya, penghuni bangunan yang stres rawan tertular COVID19.

Asupan Udara

Pada dasarnya, ventilasi menyalurkan udara dari luar ruangan ke dalam bangunan. Dalam hal ini, pastikan udara di luar ruangan aman dari hal-hal yang membahayakan, termasuk virus Corona. Bila asupan udara sudah terkontaminasi, maka sistem ventilasi justru akan memperparah kesehatan penghuninya.***

0 Comments

No Comment.