Ppssst! Begini Loh 5 Cara Menghemat Air

Ilustrasi (Foto by Dominica Roseclay in Pexels)

Air bersih, sangat dibutuhkan manusia, tetapi jumlahnya mulai menyusut di alam. Dalam sehari, rata-rata masyarakat Indonesia menggunakan air 30 – 80 galon, atau 110 – 300 liter. Jumlah tersebut sama dengan 6 – 16 galon kemasan air mineral di rumah kita. Lumayan banyak, bukan?

Menghemat air, bukan saja membantu menurunkan tagihan air di rumah kita. Lebih dari itu, kebiasaan positif ini turut menekan dampak negatif bagi lingkungan kita dan turut menyelamatkan bumi kita. Nah, dilansir dari GreenMaters.com, berikut ini 5 cara untuk membantu menghemat air di rumah kita.

Ingat, Matikan Keran Jika Tidak Digunakan
Saat mencuci tangan, piring, serta menggosok gigi dan bercukur di wastafel, rasanya akan lebih muda untuk membiarkan air tetap mengalir kala kita tidak menggunakannya. Meskipun demikian, mematikan keran kala kita sedang menggosok tangan dan piring dengan sabun bisa menghemat lebih banyak air. Pun dengan aktivitas lainnya di wastafel yang tidak berhubungan dengan air. Menghentikan alirannya berarti turut menjaga kelangsungan bumi kita.

Mencuci piring dengan mesin sebenarnya lebih menghemat air dibandingkan dengan mencuci manual menggunakan tangan.

Takarlah Air Kala Mencuci Piring
Mencuci piring dengan mesin sebenarnya lebih menghemat air dibandingkan dengan mencuci manual menggunakan tangan. Pasalnya, mesin pencuci piring menggunakan air lebih sedikit. Namun, di Indonesia, perangkat ini belum lumrah di banyak orang. Meskipun demikian, kita masih bisa mencuci dengan air yang lebih hemat dengan kualitas yang sama dengan menggunakan mesin.

Caranya, sederhana. Pertama, buanglah sampah yang tersisa di wadah yang kita pakai, seperti: piring, gelas, mangkok, dan panci. Kemudian, rendamlah wadah-wadah tersebut dengan air secukupnya agar kotoran luluh dan mudah dibersihkan. Selanjutnya, tambahkan sedikit cuka ke dalam larutan air sabun agar perabotan kita mudah dibilas dan tidak licin.

Bilaslah peralatan dapur dengan sedikit air hingga buihnya hilang. Setelahnya, rendamlah ke dalam ember dan tiriskan. Voila! Dengan cara ini, satu ember air bisa mencuci lebih banyak perkakas dapur.

Perpendek Siklus Mesin Cuci
Hal yang sama juga berlaku pada mesin cuci di rumah kita. Cucilah pakaian dengan siklus terpendek pada mesin cuci kita. Pastikan untuk tidak menambahkan siklus bilas pada menu perangkat.

Jika hasilnya ingin lebih maksimal, rendamlah pakaian terlebih dahulu sebelum kita mencucinya dengan menggunakan mesin. Hal ini ditujukan agar kotoran noda dan keringan yang kerap menempel jadi lebih mudah dibersihkan.

Ubah Rutinitas Mandi
Durasi mandi yang lebih lama setiap harinya membuat kita berpotensi menggunakan lebih banyak air. Dalam hal ini, kita bisa mensiasatinya dengan mempersingkat waktu setiap kita mandi. Caranya, kita bisa membasahi tubuh terlebih dahulu dengan air secukupnya. Lalu, gunakanlah sabun yang minim moisturizer atau pelembab kulit. Setelahnya, bilas tubuh kita dengan menggunakan air bertegangan menengah dan jangan terlalu deras.

Khusus untuk rambut, peraslah rambut terlebih dahulu agar busa sampo berkurang dari rambut kita. Setelahnya, baru bilas dengan air secukupnya. Cara ini turut membantu kita menghemat air bersih.

Optimalkan Cara Memasak
Daripada merebus beberapa sayuran, sebaiknya kukuslah panganan kita. Cara ini hanya membutuhkan sekitar 5 Sentimeter air dibandingkan merebus sayur. Cara yang lebih baik, kukuslah sayuran bersamaan dengan memasak nasi. Cara ini tidak hanya menghemat air, tetapi juga gas dan waktu masak kita.***

Recommended Posts

0 Comments

No Comment.