Analisis Resiko Penularan Covid-19 Melalui Sistem Tata Udara

Tanggal: 16 Desember 2020
via Zoom Meeting Online
start 13:00, end 15:00
Analisis Resiko Penularan Covid-19 Melalui Sistem Tata Udara
Co-organized by:
  • Pusat Kinerja Bangunan dan Kota
  • BKTF-PII
  • IBPSA Indonesia
Oleh: Dr. Ery Djunaedy
Di penghujung tahun 2020, mari kita duduk sejenak untuk merangkum apa saja yang sudah kita pelajari dari pandemi ini tentang resiko penularan. Kita tahu bahwa sistem ventilasi sangat berperan penting dalam proses penyebaran. Tapi kita juga tahu bahwa tidak semua orang yang terpapar oleh virus kemudian menjadi terinfeksi. Ada faktor-faktor lain yang ikut menentukan seberapa tinggi resiko penyebaran virus ini.
Kuliah ini akan menjelaskan faktor-faktor yang menentukan tinggi rendahnya resiko penularan Covid-19 di dalam sebuah ruangan. Kuliah ini akan mereview dasar-dasar perancangan ventilasi sesuai ASHRAE Standard 62.1. Juga akan direview berbagai strategi mitigasi dalam sistem ventilasi sesuai dengan rekomendasi berbagai institusi profesi dunia (ASHRAE, OSHA, IES) yang meliputi filtrasi, iradiasi ultraviolet, serta penambahan suplai udara ventilasi.
Kemudian akan dibahas analisis resiko penularan melalui konsep dosis virus terhirup. Efek dari adanya sumber infeksi, pemakaian masker, menjaga jarak, laju ventilasi, filtrasi serta waktu paparan, semuanya akan dibahas dalam konteks tinggi rendahnya resiko. Dengan pendekatan ini, kita bisa membangun berbagai skenario realistik untuk menghitung resiko dari berbagai aktivitas dalam adaptasi kebiasaan baru.
Beberapa skenario yang akan dibahas adalah: skenario gedung kantor, gedung sekolah, masjid, dan rumah tinggal. Kuliah ini perlu diikuti oleh perancang bangunan (arsitek, insinyur, interior desainer, dll), dan pengelola bangunan.